Pasangan Homoseksual di Aceh Divonis 85 Kali Cambuk

0
24
Pasangan Homoseksual di Aceh Divonis 85 Kali Cambuk

BERITA DUNIA – Dua terdakwa pasangan sesama jenis (gay) di Aceh divonis masing-masing mendapatkan 85 kali cambukan di depan umum.  Vonis ini lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntun Umum yang menuntut agar kedua di cambuk masing-masing sebanyak 80 kali.

Kedua terdakwa berinisial MT (23) asal Sumatera Utara dan MH asal Bireuen Aceh. Mereka berdua divonis dalam berkas perkara terpisah. Majelis hakim yang dipimpin oleh Khairil Jamal dengan anggota Yusri dan Rosmani Daud pertama memvonis terdakwa MT.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh, Aceh. MT sebagai terdakwa duduk di kursi persakitan dengan wajah yang terus menunduk. Tangannya terus berada di mulut selama jalannya persidangan yang digelar secara transparan.

Setelah persidangan dimulai, majelis hakim pertama-tama membaca indentitas terdakwa terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan membaca kronologis pertemuan terdakwa hingga proses penangkapan. Majeslin hakim mengatakan perbuatan kedua terdakwa dilakukan atas dasar suka sama suka.

homoseksual di aceh

Pembacaan putusan ini dilakukan secara bergantian oleh tiga hakim dalam sidang yang dimulai sekitar pukul 11:00 WIB, Rabu 17 Mei 2017.

Dalam persidangan, hakim menyatakan hal-hal yang memberatkan terdakwa dimana terdakwa adalah beragama Islam yang seharusnya menjunjung tinggi hukuman syariah yang berlaku di Aceh.

Sementara hal-hal yang meringankan terdakwa yaitu selama persidangan terdakwa bersikap sopan dan memberikan keterangan secara terus terang dan terdakwa tidak pernah dihukum sebelumnya.

Majelis Hakim membacakan vonis “Mengadili terdakwa yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan jarimah liwath. Menghukum terdakwa dengan hukuman cambuk di depan umum sebanyak 85 kali cambuk,”

Terdakwa juga diminta untuk tetap berada dalam tahanan sampai eksekusi cambuk dilaksanakan. Terkain putusan tersebut, terdakwa MT meminta agar dirinya dihukum dengan seringan mungkin.

 

LEAVE A REPLY