Reaksi Habib Rizieq Saat Di Tetapkan Menjadi Tersangka

0
23
Reaksi Habib Rizieq Saat Di Tetapkan Menjadi Tersangka

JAKARTA – Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab siap melalui perlawanan hukum setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pornogragi di situs ‘baladacintarizieq’. Menurut pengacaranya, Habib Rizieq langsung marah besar saat tahu dirinya dijadikan tersangka.

Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya awalnya menetapkan Habib Rizieq menjadi tersangka pada hari Senin, 29 Mei 2017. Penyidik telah mengantongi beberapa alat bukti yang cukup di antaranya saksi, ahli, dan lainnya. “Iya, Rizieq tersangka,” kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat.

Selanjutnya polisi menempuh sejumlah langkah untuk dapat memeriksa Habib Rizieq yang kini berada di Arab Saudi. “Nanti kan bisa dipanggil, ada tahapannya,” ujar Kapolri Jendra Tito Karnavian yang menanggapi lebih jauh terkait kasus ini.

Baca Juga : ” Habib Rizieq Di Tetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan bahwa Habib Rizieq ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menyuruh Firza Husein untuk membuat konten pornografi. Argo juga mengungkapkan bahwa penyidik telah memiliki alat bukti, salah satunya keterangan saksi ahli yang menyebut bahwa chat via WhatsApp antara Rizieq dan Firza Husein adalah nyata, bukan rekayasa.

Setelah menerbitkan surat perintah penangkapan atas Rizieq, polisi akan memasukkan nama Habib Rizieq ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Setelah DPO baru kita terbitkan red notice. Nanti kita lihat persyaratannya apa saja, nanti kita koordinasi dengan Interpol,” sambungnya.

Penetapan status tersangka tersebut akhirnya sampai ke telinga Habib Rizieq. “Habib Rizieq memberi informasi kepada saya, dia marah besar dan ingin pulang segera,” ucap kuasa hukum Habib Rizieq, Kapitra Ampera.

Baca Juga : ” 12 Fakta Tentang Tubuh Kamu Yang Mungkin Belum Diketahui

Menurutnya Habib Rizieq akan melakukan perlawanan hukum dan politik karena seolah-olah menjadi target untuk ditetapkan sebagai tersangka. “Habib Rizieq berkomunikasi langsung dengan saya dan memerintahkan kami untuk segera melakukan perlawanan hukum yang masif. Sistematis terstruktur dan kami sudah melaksanakan rapat gabungan untuk mengambil tindakan hukum dengan secepatnya,” imbuhnya.

Kapitra menegaskan bahwa konten yang dituduhkan terhadap Habib Rizieq masih debatable sehingga seharusnya orang yang telah menyebarkan konten tersebut yang harus diproses hukum, bukan Habib Rizieq. “Kami akan ajukan praperadilan dan kami juga ajukan judicial review, uji materi ke Mahkamah Konstitusi,” ungkap Kapitra.

Selain itu, Kapitra juga menduga ada executive order dalam kasus yang menjerat Habib Rizieq ini. Namun Kapitra tidak akan menyebutkan secara rinci mengenai siapa yang menggerakan polisi dalam menetapkan Rizieq sebagai tersangka. Pihaknya akan mengumumkan secara pasti setelah ada investigasi lebih lanjut.

Kapitra menjelaskan bahwa telah ada 726 pengacara yang bergabung dalam tim kuasa hukum yang siap untuk membela Habib Rizieq Syihab.

LEAVE A REPLY