Ini Rumah Soekarno Saat Merancang Pancasila Di Ende, Kagum !

0
31
Ini Rumah Soekarno Saat Merancang Pancasila Di Ende, Kagum !

SERIBUU Pancasila yang dirancang oleh Soekarno saat dia diasingkan di Ende, NTT. Rumahnya masih berdiri kokoh dan kita juga bisa membayangkan bagaimana suasana di sana dulu.

Terdapat sebuah rumah dekat pantai di Ende yang menjadi saksi lahirnya Pancasila. Rumah tersebut adalah tempat Bung Karno bersama keluarga saat diasingkan oleh Belanda.

BACA JUGA : Misteri Dunia yang Belum Pernah Terpecahkan

Ende merupakan ibukota kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota ini yang menjadi saksi selama 4 tahun (14 Januari 1934 – 18 Oktober 1938) saat Soekarno diasingkan oleh Belanda. Bung Karno diasingkan bersama istrinya Ibu Inggit Garnasih.

Beberapa waktu lalu kami berkunjung ke Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende dan melihat sendiri bangunan yang sangat bersejarah ini. Rumah yang bercat putih dan bentuk sederhana ini terdiri dari 4 ruangan dengan fungsi yang berbeda.

Ini Rumah Soekarno Saat Merancang Pancasila Di Ende, Kagum !

Di bagian depan terdapat ruangan tamu yang berisi bangku, meja serta barang-barang yang digunakan Bung Karno pada masa itu. Traveler akan melihat lukisan Bung Karno yang menggambarkan suasana umat Hindu yang sedang sembahyang. Terdapat juga biola, yang kondisinya sekarang sudah rusak.

Selanjunya di bagian tengah, terdapat kamar tidur Bung Karno, serta kamar tidur Ibu Amsi (mertua Bung Karno) dan juga kamar Ratna Djuami (anak angkat Bung Karno). Tiap-tiap ruangan ditata sedemikian rupa menyerupai kondisi masa dahulunya.Berjalan terus ke belakang, kita akan menemukan ruangan dengan pintu berwarna coklat dengan kusen hijau. Ruangan ini yang dahulunya digunakan Bung Karno untuk bersemedi dan salat. Di bagian belakang terdapat sumur timba berserta kamar mandi yaang digunakan dahulunya oleh Bung Karno dan keluarga. Sumur tersebut masih berdiri kokoh sampai sekarang lho.

Dulu Bung Karno sering berjalan ke arah pantai, dan duduk merenung di taman, di bawah pohon sukun. Bung Karno yang hampir putus asa menghadap ke laut sambil memikirkan nasib bangsa Indonesia.

Ini Rumah Soekarno Saat Merancang Pancasila Di Ende, Kagum !

Di bawah pohon sukun inilah Bung Karno merumuskan cikal dasar falsafah negara tercinta yang kita kenal dengan Pancasila. Menariknya lagi, pohon sukun ini bercabang lima, sama dengan dasar negara Indonesia yang terdiri 5 poin.

Ada cerita menarik setiap berkunjung ke rumah Soekarno. Katanya, para pengunjung merasakan aura yang berbeda di setiap ruangan. Terutama di depan ruangan semedinya Bung Karno. Kondisi ruangan ini selalu tertutup. Aura tersebut sangat terasa ketika waktu semakin sore. Wow!

Berkeliling di Rumah Soekarno di Ende mengajak kita mengenang kembali bagaimana kuatnya mental Bung Karno dan keluarga diasingkan dari negeri yang jauh dari keramaian. Namun Ende adalah lingkungan yang sempurna untuk Soekarno merancang Pancasila. Masyarakatnya damai dalam perbedaan.

Bagi traveler yang ingin berkunjung langsung dan merasakan bagaimana kondisi Bung Karno diasingkan, datang saja langsung ke Jalan Perwira, NTT. Letaknya tak jauh dari Lapangan Pancasila dan Taman Renungan Bung Karno. Jam bukanya mulai dari pukul 08.00 pagi hingga 16.00 WITA. Traveler tidak akan dikenakan biaya kok. Gratis!

LEAVE A REPLY