Polisi Filipina: Penyerangan Kasino di Manila Bukan Ulah Teroris

0
22
Polisi Filipina: Penyerangan Kasino di Manila Bukan Ulah Teroris

DUNIA – Seorang pria yang melakukan penembakan dan pembakaran kasino di Manila, Filipina, dinyatakan bukan teroris. Hal ini disampaikan oleh kepolisian Filipina.

Sebagaimana dilansir AFP, Minggu 4 Juni 2017, polisi menyatakan penembakan yang menewaskan 37 orang itu adalah pria beranak tiga dari Manila. Aksinya dipicu oleh utang perjudian yang membebaninya, bukan dipicu oleh motivasi terorisme.

BACA JUGA : Ronaldo Gandeng Pacar, Anak, dan Ibu Saat Rayakan Juara Liga Champions

“Kami mengulangi bahwa ini bukanlah aksi terorisme melainkan insiden ini merupakan aksi seorang diri,” kata kepala kepolisian Manila, Oscar Albayalde, kepada wartawan usai identifikasi dilakukan.

Albayalde mengatakan pria tersebut bernama Jessie Carlos (43), penganut Katolik yang telah dilarang masuk kasino pada April. Pelarangan ini karena adanya permintaan dari keluarganya yang mengeluh soal kecanduan judi yang diidap Carlos.

Seorang pria bertopeng masuk ke kasino Resorts World dan kompleks hotel di Manila pada Jumat 2 Juni 2017, menggunakan senjata senapan M4 otomatis dan sebotol bensin. Kemudian dia mengobarkan api di beberapa ruangan dalam kompleks.

Sebanyak 37 orang tewas dalam kebakaran, puluhan orang lainnya terluka saat terinjak-injak untuk keluar, dan pria penembak itu mati setelah lima jam berlalu. Polisi menyebut pelaku kemudian membakar dirinya sendiri.

Namun demikian, ISIS mengklaim bertanggung jawab terkait serangan itu. Klaim itu dinyatakan lewat Amaq, agensi permberitaan mereka, dengan mengatakan bahwa ‘petempur’ telah melakukan serangan.

Namun, polisi sudah membantah klaim ISIS itu sejak Jumat. Pada Sabtu, Albayalde menyatakan hal ini lagi. “Kami tak akan mengizinkan orang atau kelompok teror menggunakan situasi ini untuk meningkatkan propaganda atau maksud pribadi, apakah itu asing atau lokal,” kata Albayalde menganggapi klaim ISIS.

Dia berbicara dalam jumpa pers, bersama keluarga Carlos yang duduk di dekatnya. “Mereka mengucapkan duka cita yang mendalam untuk keluarga dan teman dari korban dan untuk publik secara umum,” kata dia.

LEAVE A REPLY