3 Kesalahan Atur Duit yang Kerap Dilakukan

0
52

SERIBUU – Hal yang terkadang sulit seseorang lakukan adalah mengakui kesalahan yang pernah diperbuat. Selain itu sulit juga untuk tahu kapan seseorang membuat satu kesalahan khususnya dalam hal mengatur keuangan.

Sebagai manusia yang hidup di era milenium, generasi saat ini biasanya disebut sebagai generasi yang cerdas. Mereka terhubung dengan banyak hal dan lebih bijak dalam mengolah segala sesuatu.

Mulai dari data yang terbaru saat ini, hingga makanan yang paling ngehits. Sayangnya, ketika harus mengatur keuangan di hidupnya, terkadang membuat kesalahan yang sangat fatal.

Namun, tak ada kesalahan yang tak bisa diperbaiki. Belajar dari pengalaman adalah salah satu kunci mujarab untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

Laman Forbes, pada minggu (4/6/2017), merangkum tiga kesalahan yang kerap dilakukan oleh generasi milenium dalam hal mengatur keuangan sekaligus cara mengatasinya, berikut adalah ulasannya:

1. Tidak Mengikuti Kata Hati, Hanya Fokus Menghasilkan Uang

3 Kesalahan Atur Duit yang Kerap Dilakukan

Begitu banyak generasi muda saat ini mengatakan bahwa tujuan mereka adalah ingin menghasilkan uang. Padahal sebenarnya itu bukanlah suatu tujuan.

Jadi, apa yang seharusnya dilakukan? anda mungkin mendapati diri anda hanya mengejar sesuatu yang besar, kemudian sadar dan mendapati diri mengatakan “untuk apa semua ini?”. Tahukah anda bahwa belum tetntu orang kaya bisa lebih bahagia daripada orang miskin.

Cipatakan gairah dan semangat hidup ketika bekerja. Karena gairah tersebut akan membantu anda saat bangun tidur setiap harinya dan merasakan kebahagiaan.

Memang, tidak jaminan setiap hari hidup akan menjadi indah, namun, jika anda bekerja dengan orang-orang yang memiliki pengaruh positif dan saling memberi dukungan semangat, percayalah berapapun uang yang anda dapat akan menjadi sangatlah berarti.

Sebab anda akan tahu bahwa tidak peduli berapa banyak penghasilan yang didapat, karena selalu ada pemikiran yang seimbang antara tabungan, pembagian, serta pengeluaran yang membuat perbedaan antara hidup dan pekerjaan anda.

2. Tidak Menabung dan Berinvestasi yang Cukup

3 Kesalahan Atur Duit yang Kerap Dilakukan

Selain tidak merencanakan tabungan untuk masa pensiun, generasi milenial juga jarang ditemui memiliki perencanaan yang matang untuk masa depannya.

CNBC melaporkan bahwa pada survei GO Banking pada tahun 2016, tercatat 72 persen generasi milenium memiliki tabungan kurang dari US$1.000 atau setara dengan Rp.13,821 juta di rekening tabungannya. Sementara 31 persen memiliki US$ 0 dan hanya 8 persen yang memiliki simpanan sebesar US$ 10.000 atau sekitar Rp.138,210 juta.

Karenanya jika anda ingin masa depan anda cerah, mulailah dari sekarang untuk menabung dan mempersiapkan segala hal untuk masa depan, karena ini semuwa menyangkut anda saat ini dan juga keturunan anda di masa yang akan datang.

[Baca juga: pendidikan Tinggi tak Menjamin Kesuksesan, Tekad dan Kerja Keras adalah Kunci Penting Untuk Menuju Karir Masa Depan!!

Sedangkan dalam berinvestasi, generasi milenium sudah seharusnya berfokus pada investasi jangka panjang, meskipun dimulai dari nilai yang kecil. TakĀ  ada alasan adna tidak punya sesuatu yang bisa diinvestasikan.

Mulailah dari sesuatu hal yang kecil, misalnya dari laptop yang Anda miliki, cicil membeli emas, atau bahkan pakaian terbaik yang Anda punya, buatlah investasi menjadi bagian rutin dalam hidup Anda.

Jadi tunggu apalagi, jangan sampai Anda melakukan kesalahan yang sama, cobalah hal-hal baru seperti yang disebutkan di atas. Dengan sendirinya Anda akan belajar hidup, mendorong diri sendiri, mengubah diri, bahkan mengubah dunia Anda.

Lakukan hal-hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya, dan yang lebih penting lagi, Anda sedang melakukan sesuatu yang besar untuk masa depan yang cerah.

3. Mengabaikan tabungan Pensiun

3 Kesalahan Atur Duit yang Kerap Dilakukan

Suka atau tidak. generasi milenium kemungkinan tidak bisa mengandalkan jaminan sosial di masa tua mereka. ini berarti bahwa meski memiliki banyak tabungan, bukan berarti bisa menjadi dasar sebagai tabungan untuk pensiun nanti, dalam banyak kasus tabungan tersebut justru sering diabaikan dan tidak dimanfaatkan untuk masa tuanya.

Menurut sebuah studi dari T Rowe Price mengenai “Layanan Pensiun”‘ seperti dilansir Bloomberg, menyebutkan bahwa “Ketika generasi ini mandiri, hanya 30 persen pekerja muda yang memilik tabungan dan mendaftarkan tabungan untuk masa pensiun”.

Hal ini tentu merupakan hal yang sangat menghawatrikan, pilihan menabung untuk masa pensiun belum menjadi suati pilihan yang di prioritaskan bagi para pekerja dan generasi muda.

Karenanya jika ingin sukses hingga masa tua Anda, setidaknya milikilah rencana untuk membuat tabungan pensiun. Sebab cara ini bukan saja mencakup semua kebutuhan masa depan Anda, tapi juga merupakan awal yang baik.

LEAVE A REPLY