Pria Ini Didenda Rp 54,7 juta, Gara-Gara Beri “Like” di Facebook

0
67
Gara-Gara Beri Like di Facebook, Pria Swiss Didenda Rp 54,7 juta

Seribu.com – Pengadilan Swiss memvonis hukuman denda kepada seorang pria gara-gara memberi tanda “LIKE” medsos di sebuah komentar bernada penghinaan di Facebook.

Tidak tanggung-tanggung, denda yang diputuskan oleh pengadilan sebesar 4000 francs Swiss, US$ 4.104 atau setara dengan Rp.54,7 juta, woow denda yang sangat fantastik.

Menurut pernyataan pengadilan distrik Zurich, terdakwa yang berusia 45 tahun itu menuding aktivitas pembela hak-hak hewan. Erwin Kessler, sebagai orang rasis. Tuduhan itu tidak diucapkan secara lansung, melainkan dalam bentuk memberikan Like pada komentar-komentar orang lain.

Komentar yang dimaksud diuanggah pada 2015 dalam sebuah diskusi di sebuah grup Facebook mengenai grup kesejahteraan hewan yang diizinkan mengikuti festival Vegan, The Guardian, pada Selasa (6/6/2017).

Tidak terima dengan komentar yang menjelekkan dirinya, Erwin Kessler kemudian menuntut banyak orang yang mendapati berkomentar di Facebooknya, pernyataan disampaikan salah satu pengacara terdakwa itu, Amr Abdelaziz.

Gara-Gara Beri Like di Facebook, Pria Swiss Didenda Rp 54,7 jutaGara-Gara Beri Like di Facebook, Pria Swiss Didenda Rp 54,7 juta

Beberapa orang terbukti bersalah karena komentar yang ditulisnya. Lain halnya dengan pria 45 tahun yang hanya memberikan tanda Like pada sebuah komentar di Facebook. Bisa dibilang, ini adalah kasus hukum pertama di Swiss yang terjadi gara-gara sebuah tombol Like.

[Baca juga:Begini Proses Polisi Melacak Keberadaan Wanita yang Nyaris Bugil

Pengadilan memutuskan, meski tak berkomentar langsung, tanda like yang diberikan terdakwa jelas mendukung komentar bernada penghinaan tersebut. Selain itu hakim berpendapat, dengan menyukai komentar, terdakwa dianggap telah menyebarkan komentar ke Facebook-nya. Dengan begitu, Komentar-komentar menghina itu bisa di akses oleh publik.

“Tindakan tersebut dianggap merupakan sebuah penghinaan terhadap kehormata Kessler,” begitu yang dikatakan hakim pengadilan Zurich.

Pengacara terdakwa Amr Abdelaziz menyatakan,”jika mengadili orang karena memberi tanda Like di Facebook, hal itu jelas merupakan hambatan untuk kebebasan berekpresi di Swiss” ujarnya.

LEAVE A REPLY