Teori Tentang Bumi yang Akan Membuat kamu berpikir Berkali-kali

0
66

Seribuu.com – Alam semesta merupakan sebuah misteri yang dapat tidak dipercahkan. Oleh penciptanya manusia tidak di beri pengetahuan melainkan hanya sedikit saja. Namun dengan indra serta kemampuan berpikir yang telah dianugerahkan dari tuhan, manusia diperbolehkan untuk berpikir dan mencari tahu informasi semua rahasia dan ilmu yang ada di alam semesta ini. Hingga sampai saat ini, para ilmuwan masih sibuk mempelajari alam semesta dengan berbekal alat alat yang makin canggih.

Perbedaan alat yang digunakan untuk mengamati alam semesta, perbedaan latar belakang pemikiran serta perbedaan kepentingan yang dimiliki peneliti menghasilkan teori mengenai alam semesta yang berlainan. Ya pada dasarnya para ilmuwan hanyalah sekedar menduga duga rahasia alam berdasarkan data data yang mereka miliki. Dugaan para ilmuwan mengenai rahasia alam semesta tersebut tentu saja bisa benar dan bisa juga salah. Teori yang disampaikan oleh seorang ahli bisa dibantah oleh ahli yang lain asalkan bantahan tersebut didasari bukti bukti yang nyata. Manusia hanya bisa menduga, meneliti dan mencari tahu. Namun kebenaran sejati hanya tuhan yang tahu, karena ia yang menciptakan.

Berikut inilah beberapa teori tentang bumi yang pernah disampaikan oleh para ahli. Sebagian besar bertentangan dan sebagian lagi berbeda dengan apa yang kita yakini saat ini. Menurut kamu mana yang benar dan mana yang salah, belum bisa dipastikan untuk saat ini mengingat ilmu pengetahuan manusia itu selalu berkembang. Pastinya teori-teori tentang bumi ini bisa memperkaya wawasan dan membuat logikamu berpikir 2x.

  • Teori Bahwa Bumi itu Datar

    Teori Tentang Bumi yang Akan Membuat kamu berpikir Berkali-kali 1 Teori lama yang kembali populer di abad 20 ini adalah teori tentang  bumi itu datar. Teori bumi datar atau yang yang didengar sebagai Flath Earth ini pertama kali di kemukakan oleh Charles Johnson pada tahun 1980. Ia menerbitkan sebuah berita di Jurnal Science Digest. Isi berita tersebut ia menyatakan bahwa bumi itu datar dengan bukti pengamatan yang ia lakukan di permukaan air danau Tahoe. Ia bersikeras bahwa jika bumi itu benar benar bulat maka harusnya ada semacam lengkungan di permukaan air danau Tahoe. Namun saat melakukan pengamatan ia tidak menemukan lengkungan air itu. Charles tidak mempercayai segala bukti yang menunjukkan bahwa bumi itu bulat.

  • Teori Hollow Earth

    Teori Hollow Earth ini diungkapkan oleh John Symmes. Menurutnya teori bumi memang bulat namun dalamnya berongga. Yang tidak masuk logika dari teori ini kita hidup bukan di permukaan luar dari bumi tersebut. Namun menurut teori Hollow Earth ini, kita hidup di permukaan kulit dalam dari bumi. Selain Teori tersebut, langit, matahari, bulan serta bintang bintang yang kita lihat ketika memandang ke atas sebetulnya berada di bagian tengah bumi.
    Teori Tentang Bumi yang Akan Membuat kamu berpikir Berkali-kali 2Pencetus teori ini merupakan seorang mantan kapten di militer Amerika Serikat pada tahun 1975 . John percaya bahwa bumi itu memiliki kulit dengan ketebalan 500 mil. Ia juga percaya bahwa di bagian dalam bumi terdapat lapisan lapisan kulit lainnya tempat bulan, planet-planet serta matahari berada. Ia juga mengungkapkan bahwa di tiap kutup magnet bumi memiliki lubang menuju ruang angkasa lain.

  • Teori Bumi Sebagai Pusat Tata Surya

    Jauh sebelum Copernikus atau galileo yang melakukan pengamatan terhadap ruang angkasa dengan menggunakan teropongnya, ada Ptolomeus dengan teorinya, berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Ptolomeus ini, bumi itu sebenarnya berada di posisi yang tatap. Bumi merupakan pusat dari tata surya, Matahari, planet serta bintang-bintang lah yang bergerak mengelilingi bumi. Teori yang dikemukakan oleh Ptolomeus ini bertahan hingga 1500 tahun. Teori Bumi sebagai pusat tata surya tersebut kemudian telah dibantah oleh copernicus. Namun karena Copernikus hanya menyusun teori dengan pengamatan menggunakan mata telanjang saja, akhirnya teori tersebut belum bisa diterima banyak orang.
    Teori Tentang Bumi yang Akan Membuat kamu berpikir Berkali-kali 3Setelah Copernikus meninggal muncullah teori dari Galileo. Ia mencoba membuktikan teori Heliosentris milik copernikus tersebut dengan bukti-bukti hasil pengamatan planetdengan menggunakan teropongnya. Setelah ia mengunjungi Paus di Roma, ia di tangkap karena mengungkapkan teori mendukung heliosentri tersebut. Teori matahari sebagai pusat tata surya tersebut semakin kuat ketika didukung oleh pengamatan dan perhitungan yang diungkapkan oleh Kepler. Sampai saat ini orang-orang masih berkeyakinan bahwa matahari adalah pusat tata surya.

  • Teori Bahwa Bumi Semakin Besar

    Ada suatu petunjuk bahwa dulunya daratan di bumi itu saling terhubung dan menjadi satu. Terbukti dari beberapa alur sungai yang ditemukan di dasar laut menyambung dengan sungai yang ada di daratan. Tampak juga dari miripnya mahkluk hidup yang ada di pulau yang berdekatan. Misalnya saja, hewan hewan di Irian Jaya mirip dengan hewan yang ada di Australia. Begitu juga hewa- hewan yang ada di bagian barat Indonesia mirip dengan hewan-hewan dari benua Asia. Dahulu daratan bersatu sementara sekarang ini terpisah. Fakta ini memunculkan teori bahwa bumi ini semakin besar. Bumi itu semakin luas sehingga daratan yang satu terpisah dari daratan yang lain. Disela-sela antar daratan tersebut kemudian terisi oleh air laut.
    Teori Tentang Bumi yang Akan Membuat kamu berpikir Berkali-kali 4Selain petunjuk tersebut terdapat juga bahwa lempeng tektonik bumi saring bergerak antara satu dengan yang lain. pergerakan lempeng tektonik bumi itu terkadang menyebabkan saling bergesekan, saling menjauhi, saling mendekati dan kadang saling bertumbukan. Tumbukan antara lempeng inilah yang sering menyebabkan gempa. Menurut teori ini bumi akan terus menerus tumbuh membesar. Oleh karena itulah peta dunia akan terus menerus berubah dari waktu ke waktu. Untuk mengetahui perubahan peta daratan di bumi, amati gambar di atas.

Itulah beberapa teori tentang bumi yang pernah diyakini oleh banyak orang. Dan ingat jangan sampai bilang orang pada zaman dahulu bodoh-bodoh dan primitif ya. Alasannya karena pengetahuan itu akan selalu berkembang. Ilmu pengetahuan selalu berubah-ubah. Kebenaran di dalam ilmu pengetahuan bersifat terbuka dan bebas. Artinya semua orang bebas membantah. Semua orang boleh menyanggah asal dengan bukti yang cukup. Jadi bisa saja apa yang kita anggap benar saat ini,  tetapi di masa  yang akan datang akan dibuktikan salah. Jadi jangan sombong dengan luasnya pengetahuan yang kamu miliki.

Baca Juga Inilah 6 bangunan dengan Desain Paling Unik di Dunia

LEAVE A REPLY