Penjelasan dari Pihak Facebook soal Audit Kebocoran Data kepada Polri

0
34

SERIBUU.COM – Pihak Facebook belum dapat memastikan kapan bisa menyelesaikan masalah kebocoran data selesai dalam waktu satu bulan. Porli meminta masyarakat menunggu proses audit yang dilakukan oleh Facebook.

“Ini kan masalah teknis ya. Kalau misalnya diberi tenggat waktu tetap tidak tercapai kan, kita tunggu saja. Karena teknis ya saya tidak bisa memastikan. Apalagi ini teknis informatika. Tidak semua orang memahami. Maka kita tunggu nanti ahli-ahlinya yang bisa mengetahui,” ucap Kadiv Humas Polri Setyo Wasisto di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (22/4/2018).

Setyo menjelaskan pihaknya masih meminta kejelasan dari pihak Facebook soal kebocoran data tersebut. Termasuk jumlah data pengguna FB dari Indonesia yang bocor itu.

“Kami akan minta penjelasan ke FB. Sampai sejauh mana data-data yang dari Indonesia ini ada berapa banyak dan penyalahgunaannya sampai sejauh mana. Tapi sampai saat ini kami belum dapat. Masih kita tunggu. Mereka masih minta waktu. Nanti kembali lagi,” jelas Setyo.

Sebelumnya diberitakan, pihak Facebook yang diwakili oleh Ruben Hattari selaku kepala kebijakan publik dan Jeff Eu selaku Head of Public Policy for South East Asia serta beberapa tim kuasa hukun Facebook juga telah diperiksa oleh Bareskrim Polri.

Kepada Bareskrim, Ruben mengaku dimintai keterangan soal konsultan politik Cambridge Analytica. Ruben juga menjelaskan pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut kebocoran data user.

“Kami datang hari ini untuk menindaklanjuti apa pertanyaan-pertanyaan dari pemerintah Indonesia kemarin. Saya sudah datang ke komisi I. Hari ini saya datang ke Bareskrim intinya untuk sharing informasi yang kami tahu untuk saat ini mengenai Cambridge Analytica,” ucap Ruben.

“Jadi tadi ada beberapa pertanyaan mengenai yang kurang-lebih pertanyaannya sama dengan kemarin. Jadi yang sekarang ini yang sama mau tekankan kami masih dalam proses pencarian data. Yang lebih lanjut dan kami akan masih terus bekerja sama dengan Komisi I, Kominfo, dan sekaligus dengan Bareskrim untuk memberikan fakta-fakta yang lebih rinci dan detil ke depannya,” sambung Ruben.

LEAVE A REPLY