CEO Snapchat Dianggap Hancurkan Perusahaannya Sendiri

0
20

SERIBUU.COM – Pendiri dan CEO Snapchat, Evan Spiegel, dianggap menghancurkan perusahaannya sendiri. Pasalnya, beberapa kebijakannya justru memperburuk posisi Snapchat dan membuat aplikasi ini makin tidak populer.

Kebijakan untuk menata ulang desain yang dianggap akan menyelamatkan Snapchat justru membawa bencana. Hal ini dikarenakan Spiegel dianggap melakukan dua kesalahan, yaitu mencuri ide milik orang lain dan mengabaikan masukan dari koleganya, dikutip dari Gizmodo, Minggu (20/5/2018).

Spiegel mendapat ide mengubah desain Snapchat dengan memisahkan konten dari teman pengguna dengan konten dari akun resmi dan selebriti. Konten yang muncul di tiap kategori juga akan diurutkan sesuai algoritma, bukan secara kronologis. Ide Spiegel ini kabarnya terinspirasi oleh desain aplikasi di Cina.

Setelah kembali dari perjalanannya di China, Spiegel langsung memerintahkan tim desainnya untuk melakukan penataan ulang sesuai idenya tersebut tanpa sebelumnya menjelaskan alasannya.

Setelah tes awal yang menunjukkan hasil yang beragam, tim desainnya pun memberitahu Spiegel bahwa mereka tidak yakin desain baru itu akan sukses. Tapi, suami supermodel Miranda Kerr itu mengabaikan informasi tersebut dan tetap meluncurkan desain baru Snapchat.

Desain ulang ini terbukti tidak populer diantara pengguna Snapchat. Pengguna Snapchat sampai memulai petisi yang meminta desain Snapchat dikembalikan seperti semula. Petisi ini ditandatangani oleh lebih dari 1 juta orang.

LEAVE A REPLY