12 Ribu Perhiasan Dan 567 Tas Mewah Najib Disita, Total Rp 3,8 T

0
8

SERIBUU.COM – Kepolisian Malaysia mengumumkan nilai total uang tunai dan barang-barang mewah yang disita dari enam properti terkait mantan Perdana Menteri (PM) Najib Razak mencapai 910 juta – 1,1 miliar Ringgit (Rp 3,1 triliun – Rp 3,8 triliun). Ini menjadi jumlah penyitaan terbesar dalam sejarah Malaysia.

Seperti dilansir media Malaysia, The Star dan AFP, Rabu (27/6/2018), Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Komersial Federal (CCID) pada Kepolisian Malaysia, Amar Singh, menuturkan bahwa dibutuhkan waktu dari 21 Mei hingga 25 Juni untuk menghitung nilai total sitaan itu.

“Total nilai seluruh barang-barang yang disita, harga ritel, akan menyentuh 910 juta hingga 1,1 miliar Ringgit,” sebut Amar Singh dalam konferensi pers pada Rabu (27/6) ini.

Jumlah itu terdiri atas uang tunai dari 26 mata uang senilai total 116 juta Ringgit (Rp 406 miliar).

Kemudian ada lebih dari 12 ribu buah perhiasan yang disita dan enam properti terkait Najib. Jumlah itu terdiri atas 2.200 cincin, 1.400 kalung, 2.100 gelang, 2.800 pasang anting-anting, 1.600 bros dan 14 tiara. Dari sekian banyak barang mewah yang disita, yang paling mahal merupakan sebuah kalung yang nilainya ditaksir mencapai 6 juta Ringgit atau setara Rp 21 miliar.

Menurut Amar Singh, berbagai perhiasan mewah itu diperkirakan total bernilai 440 juta Ringgit (Rp 1,5 triliun), tanpa menghitung biaya pengerjaannya. Ditambahkan Amar Singh, bahwa nilai pasaran barang-barang mewah ini bisa lebih mahal 50-100 persen, atau diperkirakan mencapai sekitar 660 juta – 880 juta Ringgit (Rp 2,3 triliun – Rp 3 triliun).

Amar Singh juga menyebut bahwa di antara barang-barang yang disita, total ada 423 jam tangan mewah yang bernilai 78 juta Ringgit Rp 273 miliar dan 234 kacamata mahal bernilai 374 ribu Ringgit (Rp 1,3 miliar).

Terdapat juga 567 tas tangan yang terdiri atas 37 merek mewah ternama, dengan perkiraan total nilainya mencapai 51,3 juta Ringgit (Rp 179 miliar).

Disebutkan Amar Singh bahwa penyitaan ini merupakan penyitaan terbesar dalam sejarah Malaysia.

Penyitaan sejumlah besar barang-barang mewah ini dilakukan dalam penggeledahan terkait penyelidikan skandal mega korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret Najib. Berulang kali Najib membantah dirinya terlibat skandal korupsi itu.

LEAVE A REPLY