Kaisar Jepang Sakit Cerebral Anemia, Apa Sih Itu?

0
17

SERIBUU.COM – Pada Senin (2/7/2018), Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang menyampaikan kalau Kaisar Akihito membatalkan semua aktivitas publiknya. Kaisar Jepang yang sudah berumur 84 tahun ini didiagnosis cerebral anemia setelah mengeluhkan pusing dan mual.

Sebenarnya apa sih cerebral anemia itu? Dikutip dari American Psychological Association (APA) Dictionary of Psychology, cerebral anemia adalah kondisi ketika hemoglobin sangat rendah dalam aliran darah menuju otak.

dr Ronald Hukom SpPD, KHOM, menjelaskan, ketika hemoglobin rendah pada orang tua, otak lebih mudah kekurangan oksigen dan muncul keluhan seperti yang dialami Kaisar Akihito. “Lebih tepat mungkin ‘brain ischaemia’ sesuai gejalanya,” ujar dr Ronald

Dilansir dari VeryWell, gejala dari cerebral anemia atau brain ischaemia ini di antaranya: pusing atau vertigo, disorientasi, pengelihatan berbayang, dan kebas pada sebagian atau seluruh tubuh. Gejala-gejala ini bisa berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit. Jika akibat dari ischaemia merusak otak, maka gejala-gejala ini mungkin bersifat permanen.

Brain ischaemia dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti serangan jantung, tekanan darah rendah, pembuluh darah yang cacat, anemia sel sabit atau penyakit darah yang lainnya, penumpukan plak arterial, penyakit jantung kongenital, dan takikardia ventrikel. Penyakit ini juga dapat menyebabkan stroke.

Tapi jangan takut, brain ischaemia atau cerebral anemia dapat dihindari. Dengan menjaga tekanan darah tetap normal dan menjaga kolesterol dan kandungan lemak dalam tubuh tetap rendah akan menjauhkan kamu dari penyakit ini.

LEAVE A REPLY