10 Camat Ke Seoul Karena Jadi Lumbung Suara Ridwan Kamil-Uu?

0
14

SERIBUU.COM – KPU Kota Bandung telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara Pilgub Jabar 2018. Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum menang telak dengan suara 50 persen. Dari 30 kecamatan, tercatat ada 10 kecamatan yang menjadi lumbung suara pasangan nomor satu itu.

Entah kebetulan atau tidak, sepuluh camat di lumbung suara itu dinilai terbaik dan akan disekolahkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ke Seoul, Korea Selatan. Mereka akan belajar di Lembaga Pelayanan Publik negeri ginseng selama sepekan.

Berdasarkan catatan hasil rekapitulasi KPU Bandung, pasangan Ridwan Kamil-Uu unggul di seluruh kecamatan yang berjumlah 30. Pasangan nomor 3, Sudrajat-Syaikhu menempati posisi kedua di seluruh kecamatan. Namun berdasarkan prosentasi dengan jumlah pemilihnya, tercatat ada 10 kecamatan yang prosentase kemenangan Ridwan Kamil-Uu di atas 40 persen.

Kesepuluh kecamatan itu adalah (berdasarkan peringkat prosentase suara terbesar):

1. Kecamatan Batununggal
2. Kecamatan Sukajadi
3. Kecamatan Cinambo
4. Kecamatan Coblong
5. Kecamatan Bojongloa Kidul
6. Kecamatan Cidadap
7. Kecamatan Cibeunying Kaler
8. Kecamatan Lengkong
9. Kecamatan Antapani
10. Kecamatan Panyileukan

Kamis (6/7/2018) di Balai Kota Bandung, Ridwan Kamil mengumumkan akan menyekolahkan 10 camat ke Seoul, Korea Selatan. Menurutnya 10 camat itu merupakan terbaik. Camat yang berangkat ke Seoul Senin (10/7/2018) besok, sama dengan kecamatan yang menjadi lumbung suara pasangan Ridwan Kamil-Uu di Pilgub Jabar.

“Mereka unggul dari sejumlah kriteria penilaian sepert kualitas pelayanan publik, kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan, ketertiban, kebersihan, keindahan dan lingkungan hidup, Inovasi, kreativitas sampai peningkatan indeks kebahagiaan,” kata Ridwan Kamil.

Dihubungi melalui telepon, Pengamat politik Universitas Padjadjaran Firman Manan mengatakan kemungkinan adanya penghargaan atas ‘pengamanan” suara bisa saja terjadi. Tinggal bagaimana membuktikannya.

“Bisa saja, maksudnya begini apakah sebelumnya Ridwan Kamil menjanjikan bagi camat yang bisa memenangkan saya di kota bandung maka saya berikan reward pergi ke Seoul misalkan,” kata Firman saat dihubungi, Jumat (6/7/2018).

Apabila memang terjadi seperti itu, kata Firman, hal itu bisa dikatakan sebagai bentuk mobilisasi ASN.

Namun, kata dia, bila penghargaan tersebut berdasarkan kinerja, tidak ada persoalan. Sebab, sambung dia, penghargaan ini juga untuk merangsang para camat untuk lebih meningkatkan kinerjanya.

“Tapi kalau tidak ya tadi kembali ini semata-mata kinerja tidak ada problem. Karena ada reward dan punishment, jadi perlu dicek lagi kinerjanya seperti apa,” tandas Firman.

LEAVE A REPLY