Perbandingan Antara Motor 1 silinder dengan 2 silinder Melalui Karakter dan Tenaga Mesin

0
31

SERIBUU.COM – Sekarang ini banyak sekali jenis motor yang beredar di tanah air, mulai dari jenis bebek, skuter, hingga sport. Mereka hadir dengan gaya dan pesona tersendiri. Motor motor itu pasti ada yang memiliki 1, 2 Silinder, bahkan lebih. Dan kali ini kita akan membahas motor dengan 1 dan 2 silinder melalui Karakter Mesin dan Tenaga Mesin.

1. Karakter Mesin

Autonetmagz menjelaskan bahwa mesin dengan komposisi satu silinder merupakan mesin yang lebih ringkas. Mesin jenis ini lebih bertenaga di putaran rendah karena mesin satu silinder cenderung memiliki torsi yang lebih besar ketimbang mesin 2 silinder.

Dengan karakter seperti itu, motor dengan mesin jenis ini lebih cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari di dalam kota. Ada dua jenis mesin satu silnder sesuai dengan jumlah camshaft yang digunakan, yakni SOHC dan DOHC.

Sedangkan mesin berbasis 2 silinder memiliki piston yang lebih kecil, lebih ringan, dan jumlah katup yang lebih banyak. Namun, walau pistonnya lebih ringan, mesin ini tetap lebih berat dan lebih besar dibanding mesin 1 silinder. Karakter mesin jenis ini lebih bertenaga di putaran atas, sehingga nyaman untuk melibas jalanan lurus atau melakukan perjalanan jarak jauh. Terlebih mesin ini biasanya dibekali teknologi DOHC.

2. Tenaga Mesin

Tenaga mesin 1 silinder justru sangat terasa di putaran bawah dan menengah, sehingga ia lebih unggul pada start awal, dari diam hingga putaran mesin menengah. Namun begitu menginjak putaran mesin atas, mesin dua silinder berbalik unggul.

Banyak yang mengatakan kalau getaran mesin 1 silinder lebih terasa dibandingkan mesin 2 silinder, hal ini disebabkan volume pistonnya yang lebih besar. Sebagai contoh, untuk motor 250cc dengan 1 silinder, maka ukuran pistonnya lebih besar dibanding motor 250cc dengan 2 silinder yang merupakan gabungan dari 2 piston 125cc.

“Motor dengan 1 silinder pada rpm tinggi sudah mulai bergetar dan tidak stabil, beda dengan 2 silinder yang minim getaran di rpm tinggi sehingga motor akan tetap stabil,” ungkap Nurwanto, salah satu mekanik Kawasaki.

 

 

LEAVE A REPLY