SIPA 2018, pestanya pecinta seni

0
60

Seribuu.com- Seorang seniman selalu memiliki cara unik berpesta. Bukan kemegahan yang mereka tampilkan. Melainkan karyanya yang luar biasa. Kalau tidak percaya, datang saja ke Kota Solo. Di sana, ada Solo International Performing Art (SIPA) 2018. Acara ini akan digelar di Benteng Vastenburg, 6-8 September 2018.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, SIPA 2018 akan menjadi “Pekan Raya” para pencinta seni pertunjukan. Selama 3 hari, pengunjung akan dimanjakan tontonan yang menakjubkan di panggung yang spektakuler.

“SIPA merupakan pertunjukan yang menghadirkan berbagai mahakarya seni budaya dari berbagai belahan dunia. Perhelatannya selalu dinanti bukan saja pencinta seni dalam negeri tetapi juga dari luar negeri. Dan SIPA semakin mempertegas Solo sebagai kota seni dan budaya,” ujar Menpar Arief Yahya, Selasa (29/8).

Menginjak tahun penyelenggaraan ke-10, SIPA 2018 mengusung tema We Are The World We Are The Nations. Tema tersebut menjadi pesan moral yang akan digelorakan di panggung pertunjukan. Biarlah perbedaan bahasa, warna kulit, adat dan tradisi dan bangsa itu menjadi satu dalam kekuatan kebersamaan.

Soal pengisi acara sudah tak perlu diragukan. SIPA selalu melibatkan seniman lintas benua, Asia, Australia, Eropa, Afrika dan Amerika. Setiap sajian selalu kolosal, dengan memanfaatkan panggung spektakuler. Begitu megah dengan panjang 20 meter dan lebar 16 meter. Panggung ini pun akan menjadikan Benteng Vastenburg yang sebagai latarnya.

Terdapat 30 stand yang ikut berpartisipasi, mulai dari bazaar non kuliner mulai dari pameran produk, distro batik, handcraft hingga stand khusus kuliner yang akan menjual makanan-makanan dan minuman khas dari Solo ataupun di luar Solo.

Penyelenggaraan SIPA bertujuan sebagai ruang pertemuan beragam seni pertunjukan dari berbagai latar belakang budaya. Sudah selayaknya SlPA tak hanya berbicara tentang persoalan panggung pertunjukan di wilayah budaya, tetapi juga menyuarakan kebersamaan.

LEAVE A REPLY