Memunahkan Penyakit Malaria

0
30

SERIBUU.COM – Malaria adalah salah satu penyakit paling banyak di dunia. Pada tahun 2016 penyakit yang diakibatkan oleh parasit dan disalurkan oleh nyamuk ini menginfeksi 194 juta orang di Afrika dan mengakibatkan kematian 445,000 jiwa.

Tetapi ilmuwan biologi sekarang telah menemukan sebuah cara dengan memanipulasi gen pada nyamuk yang memicu kehancuran dari populasi nyamuk tersebut. Cara ini terbukti berhasil pada saat di tesĀ  di laboratorium, pencetus ide tersebut mengatakan bahwa malaria dapat dihilangkan dari benua Afrika hanya dalam kurun waktu 2 dekade.

Sebuah tim ilmuwan yang dikepalai oleh biologis asal institut imperial di London, Andrea Crisanti merubah gen yang menggangu nyamuk dalam berkembang biak, nyamuk betina menjadi tidak subur sehingga tidak dapat bertelur. Nyamuk secara keseluruhan akan punah dalam 11 generasi dan populasi secara keseluruhan akan hancur hanya dalam waktu 4 tahun menurut simulasi komputer.

Usaha sebelumnya dalam mengurangi kesuburan nyamuk dengan menggunakan gen drive ternyata gagal karena terjadinya mutasi dalam DNA yang telah direkaya oleh ilmuwan akibatnya mutasi tersebut menghapus semua rekayasa genetika yang telah dibuat oleh para ilmuwan. Mutasi ini sangat dibantu oleh alam sehingga memungkinkan nyamuk untuk dapat lari dari perangkap gen yang telah disiapkan sebelumnya.

Dr Crisanti dan timnya sebagai gantinya dapat menemukan sebuah cara yang menargetkan sebuah DNA yang tidak terlalu berbeda antara satu nyamuk dengan nyamuk lainnya. DNA ini disebut doublesex, yang menentukan pola berkembang biak nyamuk dengan nama spesies Anopheles gambiae, salah satu spesies nyamuk pembawa penyakit malaria terbesar di Afrika.

Dr Crisanti dan timnya mengacaukan DNA doubleex ini yang dapat mengakibat efek hanya khusus kepada nyamuk betina, nyamuk betina ini tidak akan bisa mengigit karena mereka mempunya mulut layaknya jantan serta infertil sedangkan jantan akan tetap seperti biasa dan menyebarkan gen doublesex tersebut sampai tidak ada telur yang bisa dibuahi.

Ketika di lab, nyamuk jantan dengan doublesex gen drive ditaruh dalam kandang penuh dengan nyamuk, populasi tersebut mengalami kepunahan hanya dalam 11 generasi dan mutasi juga tidak ditemukan dalam gen tersebut.

“Kami tidak mengatakan ini 100 persen akan berhasil,” tukas Dr Crisanti. “Tetapi ini terlihat sangat menjanjikan.”

LEAVE A REPLY