Dari Barang Rongsok Bisa Jadi Mobil Klasik Keren

0
94

SERIBUU.COM – Berawal dari sebuah barang rongsokan, siapa sangka dapat berbuah sebuah mobil klasik keren berbanderol harga tinggi. Ya, mobil rongsok tanpa pintu, kaca jendela, dan jok ini diubah oleh pria bernama JF Launier asal British Colombia, Kanada. Dimana Ia memodifikasi mobil rongsok tersebut selama 22 ribu jam dan merogoh kocek sebesar USD 300 ribu atau Rp 4 Miliar.

Tak tanggung-tanggung, untuk mewujudkan mimpinya untuk membangun mobilnya tersebut yang diberi nama Rivision, Launier harus menggadaikan rumah miliknya serta rumah orang tuanya.

Namun usahanya tersebut berujung manis, dimana pria yang juga memiliki bengkel modifikasi itu memenangkan kontes untuk kategori modifikasi paling kreatif dan inovatif Ridler Award for America di ajang Detroit Autorama dan berhak atas hadiah USD 10 ribu atau sekira Rp 134,7 juta. Demikian seperti dilansir Daily Mail.

Pria pemilik bengkel JK Kustoms di Osoyoos, British Colombia, mengungkapkan, “Membangun mobil ini sudah mengorbankan banyak darah, keringat, dan air mata. Semua yang saya inginkan dari mobil ini sudah tercapai. Saya pernah mengikuti drag race, road race, dan kini memenangkan penghargaan tertinggi di dunia. Saya juga mengantarkan anak saya ke sekolah dan mengajak mereka membeli es krim dengan mobil ini,” ujarnya.

Mengikuti kontes modifikasi bukan kali pertama bagi Launier. Pasalnya Ia pernah mengikuti kontes modifikasi yang sama 16 tahun silam, namun saat itu ia gagal. Karena itu, di kesempatan tahun ini ia bekerja keras dan total demi mendapatkan tropi.

Adapun mobil klasik hasil modifikasi milik Launier tersebut dibangun dari platform Buick Riviera 1964 yang dibeli seharga USD 400 atau sekira Rp 5,3 juta.

Istimewanya, sebagian besar komponennya diganti, seperti atap yang menggunakan komponen Buick lainnya namun keluaran yang lebih baru. Kerangka bodi untuk pintu serta roda belakang juga diganti.

Untuk dapur pacunya, mobil ini dilengkapi dengan mesin 6,2 liter twinturbo V8 dari Chevrolet. Alhasil, Launier harus memindahkan posisi as roda lebih ke depan untuk memberikan ruang yang lebih bagi mesin.

Sementara itu, seluruh bagian bodi ia cat kuning. Bagian interior dibuat suasana 1960-an dengan penggunaan kulit berwarna coklat.

Lebih lanjut Launier menuturkan “Saat berusia 21 tahun, saya memiliki (mobil) 64 Rievera dan menjualnya sebagai modal untuk memulai bisnis. Saya selalu berpikir bahwa suatu saat nanti akan mendapat penggantinya,” katanya.

“Saya tidak pernah menyangka akan berbuat sejauh ini. Banyak lika-liku yang sulit untuk dijelaskan, tapi saya memutuskan membeli rongsokan seharga USD400 dan menjadikannya sebagai mobil modifikasi terbaik di dunia,” tutup Launier.

LEAVE A REPLY