AISI Mempertanyakan Efektivitas ABS Bikin Angka Kecelakaan Turun

0
20
AISI Mempertanyakan Efektivitas ABS Bikin Angka Kecelakaan Turun

SERIBUU.COM ABS atau biasa disebut anti-lock braking system pada sepeda motor kategori kecil maupun besar, memang sudah menjadi suatu sistem yang wajib pada kendaraan beberapa negara maju. Kegunaannya diklaim mampu meningkatkan keselamatan dalam berkedaran agar roda tak mengunci ketika melakukan pengereman.

Dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, berniat melakukan pengamatan lebih detail mengenai penggunaan ABS pada motor kecil, pada acara Bosch, di Jakarta, belum lama ini. Timbul perencanaan usai adanya dorongan mengenai perkembangan teknologi ABS yang disertai tingginya angka fatalitas pemotor di jalan raya.

BACA JUGA : BLACKPINK Akan Lakukan Ini, Tampil Perdana di Indonesia

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Bidang Komersial Asosisasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Sigit Kumala, menjelaskan, kewajiban semua motor menggunakan ABS bukan merupakan hal yang tepat.

“Saya tanya balik, memangnya kalau dengan ABS (angka) kecelakaan bisa turun, tidak juga kan. Harusnya yang perlu dibenahi itu bagaimana soal safety riding-nya, edukasi berkendara dan bagaimana mentaati rambu lalu lintas dengan baik,” ucap Sigit.

BACA JUGA : Putri Orang Terkaya di Asia Menikah, Undangannya Mewah Seharga Rp 60 juta

Menurut Sigit, ABS memang perangkat yang cukup baik untuk diterapkan sebagai tambahan fitur keselamatan. Namun demikian, bukan berarti langsung diterapkan melalui regulasi yang sifatnya langsung mewajibkan.

“Intinya cukup baik, tapi sebatas sebagai pilihan atau tambahan fitur, bukan diwajibkan. Karena bila diterapkan harga motor menjadi naik, ujung-ujungnya masyarkat atau konsumen, khususnya first entry buyer yang akan dirugikan karena harus tertunda memiliki motor,” tambah Sigit.

LEAVE A REPLY