Berbahayakah Jika Menelan Permen Karet? Cari Tahu Jawabannya

2
12

Seribuu.com – Siapa yang suka makan permen karet?

Permen karet memang disukai semua orang dan hampir di segala usia.

Apalagi permen karet yang ada sekarang memiliki banyak rasa, manis, dan berwarna-warni.

Orangtua kita selalu mengingatkan untuk berhati-hati ketika makan permen karet.

Namun, terkadang saking asyiknya makan permen karet, kita tidak sengaja untuk menelannya.

Kita pasti akan langsung panik ketika mengalami hal ini.

Berusaha untuk mengorek tenggorokan untuk mengambil permen karet yang tertelan atau berusaha minum air putih sebanyak-banyaknya agar bisa segera keluar lewat feses.

BACA JUGA : Dugaan Penyebab Kematian Eril Dardak, Adik Emil Dardak

Nah, teman-teman, menelan permen karet memang tidak berbahaya.

Permen karet tetap akan diproses di dalam perut oleh usus, kok.

Namun, prosesnya membutuhkan waktu beberapa hari.

Jadi, teman-teman tidak perlu panik jika tidak sengaja menelan permen karet.

Permen karet tetap akan bisa keluar melewati saluran pencernaan dan menjadi feses.

Namun, jika sering menelan permen karet atau menelan permen karet dalam jumlah banyak bisa saja menyebabkan sembelit atau susah buang air besar, teman-teman.

Oleh karena itu, biasanya permen karet dilarang untuk anak yang masih kecil.

Lalu, apa cara yang tepat ketika tidak sengaja menelan permen karet?

Hal pertama yang harus dilakukan, teman-teman tidak perlu panik.

Permen karet terbuat dari getah pohon karet yang dicampur dengan pemanis, pewarna, dan perasa makanan.

Jadi, sebenarnya permen karet yang tertelan tidak akan memiliki efek samping.

Namun, rasa tidak nyaman saat menelan permen karet pasti akan teman-teman rasakan.

Oleh karena itu, minumlah air putih yang banyak untuk sedikit meringankan perasaan tidak nyaman pada tenggorokan kamu.

Lalu, apakah perlu untuk dibawa ke dokter? Tenang teman-teman, seharusnya kejadian ini tidak sampai perlu penanganan serius oleh dokter.

Tapi, jika ada dampak yang terus dirasakan, teman-teman bisa segera memeriksakannya ke dokter.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY