Bassist Seventeen Meninggal Dunia Saat Tsunami di Anyer

2
14

Seribuu.com – Pemain bass grup band Seventeen, Muhammad Awal Purbani atau Bani, menjadi salah satu korban meninggal dalam bencana tsunami yang menerjang Banten, Sabtu (22/12/2018) malam kemarin.

Vokalis Seventeen, Ifan, Mengabarkan pula bahwa selain Bani, Road Manager mereka yang bernama Oki Wijaya juga telah berpulang.

BACA JUGA : Poster Film ‘Satu Suro’ Bikin Merinding

Diketahui bahwa saat Tsunami terjadi Seventeen sedang manggung di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten, ketika gelombang tinggi melanda lokasi tersebut sekitar pukul 21.33 WIB.

“Kami kehilangan bassis kami, Bani, sama road manager kami Oki,” ucap Ifan melalui video yang ia unggah di akun Instagram-nya, @ifanseventeen, seperti dikutip Kompas.com, Minggu (23/12/2018).

“Minta ikhlas doanya juga buat Bani sama Mas Oki”

“Terima kasih, assalamualaikum,” tambahnya.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gelombang itu merupakan tsunami. Pihaknya menyampaikan kesimpulan tersebut setelah mendapatkan data dari 4 stasiun pengamatan pasang surut di sekitar Selat Sunda pada waktu kejadian tsunami, yaitu pukul 21.27 WIB.

Hasil pengamatan dari BMKG menunjukkan tinggi gelombang masing-masing 0.9 meter di Serang pada pukul 21.27 WIB, 0,35 meter di banten pada pukul 21.33 WIB, 0,36 meter di Kota Agung pada pukul 21.35 WIB, dan 0,28 meter pada pukul 21.53 WIB di Pelabuhan Panjang.

Namun respon terbaru BMKG menyebut bahwa menurut catatannya belum ada aktivitas seismic yang menyebabkan tsunami di pantai tersebut.

“BMKG tidak mencatat adanya gempa yang menyebabkan Tsunami malam ini. Yang terjadi di Anyer dan sekitarnya bukan tsunami melainkan gelombang air laut pasang,” tulis BMKG melalui akun Twiter resminya. (*)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY