Malas Menggosok Gigi? Awas, Bisa Berisiko Terkena Diabetes Hingga Penyakit Jantung

1
11

Seribuu.com – Cara mudah menjaga gigi dan gusi agar tetap sehat yaitu dengan rajin menggosok gigi dua kali sehari.

Oleh karena itu, gigi dan gusi yang tidak terawat dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

Melansir laman express.co.uk, British Dental Health Foundation’s National Smile Month mengungkapkan seperempat orang dewasa belum mengunjungi dokter gigi dalam dua tahun terakhir.

Seperempat tidak menyikat gigi dua kali sehari, dan 27 persen lainnya hanya menemui dokter gigi jika ada masalah dengan giginya.

Padahal, ini tidak hanya berdampak pada kesehatan gusi dan rahang saja tetapi berkaitan dengan kesehatan mulut yang buruk serta kondisi serius seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, hingga pneumonia.

Lalu, bagaimana cara merawat gigi selain dengan rutin menggosok gigi?

BACA JUGA : Makanan Olahan Ini Cocok Untuk Stok Makanan Anak Kos

Gigi menjadi bermasalah ketika plak dan karang gigi yang mengandung bakteri mulai rusak, asam diproduksi yang kemudian menghancurkan enamel (lapisan keras di bagian luar gigi).

Sehingga menyebabkan rongga dan lubang di gigi bahkan dapat mengakibatkan infeksi, abses, dan kehilangan gigi.

Menurut Catherine Rutland, penasihat gigi senior di Denplan, cara untuk mencegahnya adalah dengan diet.

“Setiap kali kita makan atau minum sesuatu yang manis, bakteri di mulut menghasilkan asam yang menyerang gigi,” katanya.

“Air liur kita secara alami menetralkan asam itu dalam waktu satu jam untuk melindungi enamel, tetapi gigi kita hanya bisa menahan beberapa serangan asam ini sehari sebelum enamel mulai rusak,” jelasnya.

“Jadi, semakin kita ngemil, semakin berisiko mengalami kerusakan gigi. Mengonsumsi camilan manis merupakan hal buruk untuk gigi,” tambahnya.

Sementara itu, sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini di University of Melbourne di Australia menemukan, ternyata banyak minuman bebas gula termasuk air mineral yang memiliki rasa, masih bersifat asam sehingga dapat menyerang enamel gigi.

Dokter gigi dan bakteriolog, Dr Harold Katz mengatakan kerusakan gigi dapat dicegah dengan menyikat gigi dua kali sehari.

Gunakan pula sikat gigi yang bagus, atau Moms bisa mempertimbangkan untuk beralih ke sikat gigi listrik.

“Ini dapat membantu mengurangi penumpukan plak lebih cepat daripada sikat manual,” jelasnya.

“Ini juga akan menghemat waktu, karena terlalu banyak orang yang terburu-buru dalam proses menyikat gigi, dan akhirnya kehilangan seluruh gigi atau permukaan, seperti bagian belakang gigi,” katanya.

Di samping itu Catherine menambahkan, pemilihan pasta gigi yang tepat juga menjadi cara pencegahan terbaik.

“Pilih pasta gigi yang mengandung fluor – fluoride yang melindungi enamel dan membuatnya keras,” paparnya.

Tidak hanya itu, ternyata cara menyikat gigi juga harus diperhatikan Moms.

“Pegang sikat sedikit miring ke gigi dan jangan lupa untuk membersihkan di sela-sela tersebut, jika tidak akan meninggalkan sebanyak 40 persen dari permukaan gigi di mulut, karena tidak tersentuh dan terkena bakteri,” kata Catherine.

Jangan lupa untuk mengganti sikat gigi setiap tiga hingga empat bulan dan atur waktu menyikat gigi dengan tepat.

“Idealnya, kita tidak boleh menyikat dalam waktu satu jam setelah makan atau minum sesuatu yang asam,” ungkap Catherine.

“Air liur kita masih akan melakukan tugasnya menetralkan asam dan kita akhirnya akan menyikat enamel yang melunak di gigi,” lanjutnya.

Oleh karena itulah, sebaiknya menyikat gigi segera setelah bangun tidur daripada langsung menggosok gigi setelah minum segelas jus, kopi, atau makan sereal.

Sebaiknya, tetap melakukan pemeriksaan gigi dengan rutin ya Moms.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan gigi yang lebih parah dan menjaga gigi atau gusi tetap terawat.

“Temui dokter gigi dan ahli kesehatan gigi untuk mendapatkan janji sesering yang mereka rekomendasikan,” kata Catherine.

Meski Moms sudah merawat gigi dengan benar, namun selalu jaga pola makan dan makanan yang akan dikonsumsi.

Hindari makanan dan minuman yang mengandung gula di dalamnya.

Untuk menyiasatinya, Moms bisa mengunyah permen karet bebas gula.

Ini dapat meningkatkan produksi air liur untuk membantu menetralkan asam.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY