I-Miev Mobil Listrik , ber- STNK di Indonesia Pertama Kali

2
12

Seribuu – Mitsubishi menjadi salah satu manufaktur di Indonesia yang sejak lama telah mempersiapkan kendaraan listrik. Walau regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) belum juga dikeluarkan, namun jenama ini telah memiliki mobil listrik jenis city car yang juga pernah dihibahkan kepada pemerintah Indonesia untuk penelitian.

Mobil mungil itu adalah i-MiEV (Mitsubishi innovative Electric Vehicle). Mitsubishi sempat memamerkannya pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 April lalu, bahkan para pengunjung dapat melakukan uji kendara (test drive) mobil tersebut.

Fitur Mitsubishi i-MiEV

Mitsubishi i-MiEV memiliki fitur, platform, dan komponen yang sama dengan petrol powered ‘i’, mobil murah dengan mesin konvensional. Hanya saja ada tambahan berupa baterai utama sebagai sumber penggerak dan komponen lain terkait sistem electric vehicle (EV).

Mobil ini memiliki baterai dengan daya 330 volt, 16 kWh. Motor listrik yang ditempatkan di as roda belakang mobil mampu mengeluarkan tenaga maksimal 47 kW. Serta kecepatan puncak 130 kilometer per jam.

BACA JUGA : Inilah Mobil Wuling Harga 128 Juta Kenyamanan Seperti Toyota Fortuner

Bila baterai dalam kondisi terisi penuh maka Mitsubishi i-MiEV mampu menjelajah sejauh 160 km. Baterai bisa diisi ulang dengan beberapa mode pengisian, tergantung dari daya listrik yang dihasilkan.

Mode pengisian cepat dari kosong sampai 80 persen waktu yang dibutuhkan hanya setengah jam. Pada mode pengisian normal dengan daya di bawah AC 200V butuh waktu hingga 7 jam hingga baterai terisi penuh. Sedangkan pengisian daya di bawah AC 100V untuk mengisi penuh baterai butuh 14 jam.

Mendapatkan izin beroperasi

Walaupun belum dijual di Indonesia, PT Mitsubishi Motor Kramayudha Sales Indonesia (MMKSI) telah mendaftarkan dua unit i-MiEV untuk mendapatkan setifikat uji dan layak jalan dari dinas terkait, termasuk Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Setelah melalui berbagai macam proses selama enam bulan, akhirnya mobil perkotaan itu mendapat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berwarna hitam.

Keabsahan ini menjadikan i-MiEV sebagai mobil listrik pertama di Indonesia yang memiliki surat-surat kendaraan lengkap.

“Mitsubishi i-MiEV sudah tembus, ada dua i-MiEV yang produksi 2010 itu sudah ada STNK. Di STNK tertulis kalau mobil itu masuk kategori bahan bakar listrik. Jadi kita pionir di Indonesia,” kata Jerry Amran, Head of Mitsubishi Motors Corporation Public Relations Section MMKSI,

Bila mengacu pada data yang dimiliki oleh Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jakarta, Mitsubishi i-MiEV yang sudah ber-STNK berwarna merah dan putih. Lalu pada kategori bahan bakar dan silinder tertulis listrik 658 cc.

Data tersebut juga mengungkap status pajak dari keduanya masih berlaku, yakni senilai Rp12,4 juta dari nilai jual kendaraan seharga Rp593 juta. dengan demikian, mobil ini sebenarnya sudah bisa dijual di Indonesia.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY