8 Tips Sederhana Perawatan Mesin Mobil Agar Selalu Terlihat Prima

1
18

Seribuu – Sebagai pengendara mobil, tentu Anda ingin mobil Anda awet untuk jangka waktu yang lama. Untuk memastikan mobil tetap bernilai tinggi dan nyaman dikendarai, pengguna mobil harus melakukan perawatan secara rutin, baik secara pribadi maupun dengan servis berkala ke bengkel resmi.

Baca Juga : I-Miev Mobil Listrik , ber- STNK di Indonesia Pertama Kali

Jika Anda kurang memahami seluk beluk mobil dan perawatannya, setidaknya Anda perlu memahami 9 hal ini agar mobil tetap dalam kondisi prima:

1. Cek Oli

Oli mobil harus diganti setiap 5.000-10.000 km untuk memastikan mesin mobil tetap bekerja dengan optimal. Salah satu cara mengetahui oli mobil sudah harus diganti adalah dengan meneteskan sedikit oli di tangan Anda dan merasakan apakah terdapat serpihan-serpihan halus di dalamnya. Jika Anda dapat merasakan serpihan atau kotoran, maka sudah saatnya Anda mengganti oli mobil.

2. Pastikan Kopling Berfungsi Normal

Tips ini berlaku jika mobil Anda bertransmisi manual. Jika kampas kopling Anda sudah mulai aus, maka perpindahan gigi akan semakin berat dan dapat mengganggu kenyamanan berkendara Anda. Persneling yang sulit dipindah merupakan salah satu indikasi kampas kopling mobil Anda mulai aus.

3. Isi Air Radiator Secukupnya

Air radiator berfungsi untuk mendinginkan mesin saat sedang bekerja. Pastikan Anda mengisi air di tabung radiator secara berkala agar mesin dapat bekerja dengan baik. Selain itu, jika Anda cukup sering menggunakan air wiper, isi tabung air wiper dengan air bersih jika air sudah mulai habis.

4. Periksa Kabel dan Lampu

Anda perlu memeriksa kondisi kabel dan lampu mobil Anda secara rutin. Sesekali, Anda akan mendapati kabel yang kendur atau bahkan terputus dan lampu mobil yang mulai redup. Agar tidak bermasalah di jalan, pastikan seluruh kabel dan lampu mobil Anda berada dalam kondisi normal.

5. Perawatan Aki Mobil

Hal paling mudah untuk merawat aki mobil Anda adalah dengan memastikan air aki berada pada level yang seharusnya, yaitu di antara garis batas penanda. Cara lain untuk mengecek kondisi aki adalah dengan mengukur tegangan aki menggunakan voltmeter. Jika Anda tidak yakin mengenai kondisi aki mobil Anda, Anda dapat memeriksakan mobil ke bengkel terdekat.

6. Mengecek Timing Belt

Timing belt adalah komponen di dalam mobil yang memiliki fungsi meneruskan putaran roda gigi yang kemudian dihubungkan pada bagian internal mesin. Jika terdapat suara bising atau dengung ketika mesin mobil dinyalakan, maka ini menunjukkan jika terjadi kerusakan pada komponen timing belt mobil anda. Kerusakan komponen ini akan menyebabkan komponen-komponen tertentu dalam mesin mobil juga mengalami kerusakan. Hal ini karena suplay listrik pada akumulator tak bekerja dengan optimal. Sehingga usahakan melakukan pengecekan timing belt secara rutin.

7. Membersihkan filter karburasi

Faktor yang menjadi penyebab mobil susah distarter adalah masalah pada karburasi filter mobil dalam keadaan kotor. Untuk itu lah pentingnya membersihkan filter karburasi secara rutin agar tidak menganggu kerja komponen tersebut. Untuk membersihkan sebenarnya tidak sulit, anda bisa menggunakan sikat gigi untuk melepaskan kotoran dan kerak yang menempel di dalam saringan. Jangan menggunakan compressor atau hairdryer karena akan beresiko merusak lapisan filter karburasi.

8. Lakukan Tune Up Rutin

Lakukan tune up secara rutin di bengkel-bengkel mobil terdekat. Hal ini akan membuat mesin mobil menjadi tetap awet dan bekerja secara optimal. Pada saat proses tune up, komponen-komponen vital dalam mesin mobil akan diperiksa menyeluruh. Sehingga jika terjadi kerusakan dan masalah, anda bisa segera mengatasinya.

Nah itu tadi beberapa perawatan mesin mobil yang wajib dilakukan setiap pemilik mobil. Merawat mesin mobil secara rutin akan menyebabkan kondisi mesin tetap terjaga dengan baik dan dapat bekerja secara optimal. Selain itu merawat mesin secara rutin secara tidak langsung menghindari dari resiko terjadinya kerusakan-kerusakan yang merugikan nantinya.