Rumah Sakit Berusia 28 Tahun di Semarang Sekarang Bertaraf Internasional

0
3

Seribuu – Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro (RSWN) Berusia 28 Tahun telah berhasil meraih pencapaian besar. hal itu diungkapkan Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat Acara Fun Bike peringatan HUT RSWN ke-28, Minggu (6/1).

Selain sejumlah upaya dan inovasi dalam peningkatan pelayanan kesehatan yang kerap dilakukannya, RSWN juga memperoleh sejumlah penghargaan prestisius.

Rumah sakit umum daerah tersebut meraih juara 1 Lomba Implementasi Green Hospital tingkat nasional tahun 2018, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-54.

Tak hanya itu Rumah sakit yang diresmikan pada 17 Desember 1990 silam itu juga mendapatkan predikat kategori sangat baik dari Kementrian PAN dan RB serta strata utama dalam hal keterbukaan informasi dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah.

BACA JUGA : Setelah Mengalahkan Kalteng Putra, PSIS Tidak Boleh Puas Diri Karena Masih Ada Pertadingan Selanjutnya Di Piala Presiden 2019

Walikota Hendi berujar bangga raihan prestasi tersebut menjadi sebuah pembuktian bagi Pemerintah Kota Semarang, terkhusus RSWN, terkait profesionalisme dalam pengelolaan Rumah Sakit Umum Daerah.

Menurutnya tahun 2018 adalah tahun pijakan penting bagi pembuktian Profesionalisme RSWN dengan segala inovasinya yang harus lebih ditingkatkan lagi di tahun 2019.

Saya memberi apresiasi, rumah sakit yang dibiayai oleh APBD Kota Semarang ini semakin lama menjafi Rumah Sakit bertaraf internasional. Sejumlah peningkatan diimplementasikan melalui peningkatan SDM, penambahan dokter, pembangunan gedung, hingga peningkatan sarana dan prasarananya. Ini menunjukkan keberadaan RSWN tidak hanya sebagai ikon Kota Semarang melainkan juga sebagai refrensi warga luar semarang untuk berobat” ujarnya.

Selain prestasi yang diraihnya pada tahun 2018, Rumah sakit yang memiliki moto “Kami Ada Untuk Anda” itu juga memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap seperti laboratorium CAT untuk jantung, dan Aswl alat penghancur batu ginjal.

Gedung tersebut terdiri dari area publik di lantai 1, ruang pelayanan 27 piliklinik di lantai 2, manajemen dan ruang pendidikan dan pelatihan di lantai 3, serta ruang pertemuan di lantai 4 dengan inovasi green dan eco hospital yang ramah lingkungan.

Sementara Direktur Utama RSWN, Susi Herawati mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memberikan pelayanaan kesehatan yang optimal kepada masyarakat. Ia berharap tahun ini RSUD KRMT Wongsonegoro akan kembali memperoleh gelar paripurna serta predikat sebagai Rumah Sakit yang berkomitmen bebas korupsi.

LEAVE A REPLY