Beberapa Sepatu yang Memiliki Sejarah Panjang

1
12
Beberapa Sepatu yang Memiliki Sejarah Panjang

SERIBUU – Di zaman milenial ini kita bisa melihat perkembangan sepatu sneakers atau sepatu olahraga amat sangat maju dan sangat di gemari khususnya di kalangan anak-anak muda. Tapi apakah kalian tau kalau sepatu-sepatu ini ada yang memiliki sebuah sejarah yang sangat panjang? Pada abad ke-18 sepatu olahraga lebih di kenal dengan nama plimsolls di Inggris. Tidak seperti sepatu modern, plimsolls ini tidak memiliki sisi kanan ataupun kiri.

Pada tahun 1892, US Rubber Company menciptakan sneakers yang lebih nyaman dengan bahan karet dna kanvas yang disebut keds. Sepatu ini juga disebut sneakers karena tidak berisik saat di gunakan untuk berjalan sehingga pemakainya bisa mengendap-enda di belakang seseorang (sneaking).

Namun, baru pada tahun 1950-an sneakers mulai dilirik sebagai bagian dari mode dan hingga kini sneakers tidak hanya dipakai sebagai sepatu olahraga, namun juga sebagai simbol modernisasi.

Berikut ini beberapa sepatu yang memiliki sejarah yang cukup panjang:

1. Converse ALL STAR

Pada saat puncat popularitasnya, sepatu Chuck Taylor All Stars ini di beli setiap 43 detik, Tapi Charles “Chuck” H Taylor tidak pernah mendapatkan komisi untuk penggunaan namanya pada logo Converse. Pada tahun 1989, The Rolling Stones menjadikan sepatu ini sebagai sepatu resmi unutuk tur mereka yang bernama Steel Wheels. Sepatu ini juga di kenal sebagai sneakers tertua yang masiih di jual hingga saat ini, Chuck Taylor All Stars ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1917. Sebenarnya pihak converse pada awalnya meluncurkan sepatu ini khusus untuk para pemain basket yang di rancang dengan warna coklat dengan aksen garis berwarna hitam.

Namun penjualan perdana sepatu ini tidak begitu laku sampai kehadiran Charles “Chuck” H Taylor. Taylor yang ternyata merupakan fans dari sepatu tersebut bekerja di divisi penjualan Converse. Ternyata setelah dedikasi Taylor yang sangat panjang akhirnya bisa membuatnya menjadii pemain dan pelatih untuk tim basket Converse All Stars, sambil dia melatih Taylor juga selalu mempromosika sepati All Stars ini. Singkat cerita berkat keberhasilannya dalam mempromosikan sepatu ini, Taylor pun mendapatkan sebuah penghargaan, yaitu penulisan namanya di tuliskan pada logo Converse sejak tahun 1932.

Secara desain, Chuck Taylor All Stars berwarna putih pertama kali di luncurkan pada tahun 1936, kemudian di susul dengan warna merah dan biru. Baru pada tahun 1949, setelah PD II(Perang Dunia 2), Converse Chuck Taylor All Stars Classic di luncurkan dengan nuansa hitam dan putih yang hingga kini menjadi sangat ikonis. Kini, Chuck Taylor All Stars tidak hanya di khususkan oleh para pemain basket saja tetapi juga banyak para musisi dan anak muda di seluruh dunia menggunakan sepatu ini.

LIHAT JUGA : 5 Jam Termahal di Dunia yang Harganya Selangit

2. Adidas Stan Smith

Pada tahun 1988, Adidas tercatat oleh Guinnes Book of World Record karena berhasil menjual 22 juta pasang sepatu Stan Smith. Adidas Stan Smith ini adalah sepatu tenis pertama di dunia yang menggunakan kulit sebagai bahan utamanya. Adidas Stan Smith pertama kali di luncurkan pada tahun 1963 dan di buat oleh putra dari pendiri Adidas Adolf “Adi” Dassler yaitu Holest Dassler. awalnya sepatu Adidas Stan Smith ini di ciptakan hanya untuk para pemain tenis sehingga Adidas pun menggandeng petenis bernama Robbert Hailet dan hingga tahung 1965 sepatu ini di kenal dengan nama sneakers Robbert Haillet. Namun, Robbert Haillet pensiun dari olahraga tenis sehingga Adidas pun harus bergegas untuk mencari penggantinya. Lalu mereka melirik Stan Smith yang dianggap sebagai atlit paling menjanjikan di masa itu.

Setelah merekrut Stan Smith, Adidas kembali meluncurkan sepatu ini pada tahun 1971 dengan nama Adidas Stan Smith dan di kemas dengan penampilan baru, yaitu warna putih dengan kulit yang melingkupi bagian atas hingga tali sepatu. Menariknya, Stan Smith juga menulskan namanya di bagian lidah sepatu sebagai identitas. Pada tahun 1990, Adidas Stan Smith memperbarui dirinya kembali, yang tadinya menggunakan tali sepatu sekarang dilengkapi dengan strap yang lebih praktis.

3. Nike Air Jordan 1

Sepatu Air Jordan 1 ini dirancang oleh orang yang juga merancang logo Three Bars milik Adidas, Peter Moore. Satu hal unik dari Air Jordan ialah Air Jordan selalu merilis sepatu model terbarunya pada hari Sabtu alasannya agar anak-anak sekolah tidak bolos sekolah agar bisa mendapatkan sepatu terbaru mereka. Seperti yang kita tau sepatu ini di ambil dari nama pemain basket terkenal yaitu Michael Jordan. Sebuah fakta menarik ialah Michael Jordan dulu sangat berharap untuk bisa di kontrak oleh Adidas karena ia menyebut dirinya sendiri sebagai fans berat Adidas jadi saat Jordan di kontrak oleh Nike ia menganggap sebagai sebuah penurunan. Pada tahun 1984 Nike belum sepopuler lebel sepatu olahraga lainnya, seperti Converse dan Adidas dalam ranah sepatu basket. Namun Nike tak mau kalah pamor dan memilih Michael Jordan untuk diajak bekerja sama yang pada masa itu Jordan masih dianggap sebagai pemain baru di NBA yang bermain untuk team Chicago Bulls.

Tidak di sangka-sangka biarpun Jordan adalah pemain baru di NBA pihak Nike berani mengontraknya dengan bayaran sebesar 2.5 juta dollar AS atau sekitar Rp. 32 miliar untuk bermain basket menggunakan sepatu Air Jordan 1. Namun keputusan tersebut ternyata menjadi keputusan yang tepat karena dalam sebuah pertandingan melawan tim Celtics, Jordan mengumpulkan 63 poin seorang diri. Pencapaian yang luar biasa tersebut menjadikan Jordan dan Nike mendapatkan sorotan di mata dunia. Setelah kejadian tersebut Jordan pun resmi menandatangani kontrak bersama Nike dan mulai menggunakan sepatu Air Jordan 1 setiap bermain di lapangan. Namun timbul masalah baru karena seluruh anggota tim Chicago Bulls lainnya menggunakan sepatu hitam total, tapi sepatu jordan memiliki warna merah dan hitam dengan logo bola basket dan sayap. Hal itu membuat Nike harus membayar denda sebesar 5.000 dollar AS atau sekitar Rp. 65 Juta setiap kali Jordan menggunakan sepatu tersebut di lapangan. Tapi dengan kejadian ini Nike malah memanfaatkan nya untuk mempromosikan Air Jordan 1 sebagai “Sepatu Terlarang”. Alhasil iklan tersebut membuat penjualan perdana Nike Air Jordan 1 ini laris.

4. Nike Air Force 1

Nike kali pertama memperkenalkan Air Force 1 pada tahun 1982, sepatu ini di namakan sesuai dengan pesawat terbang Presiden Amerika Serikat dan merupakan langkah pertama nike ke dunia basket. Seorang perancang sepatu Nike legendaris yang bernama Bruce Kilgore ingin memperkenalkan teknologi Air kepada para pemain basket sehingga ia merancang Air Force 1. Ia pun mengambil inspirasi dari sepatu untuk mendaki gunung yang lebih rendah di belakang dari pada di bagian depan agar menambahkan fleksibilitas pada sepatu ini.Setelah itu, Kilgore juga menciptakan sepatu tersebut dengan motif ala kaki yang melingkar (cupsole). Berbagai teknologi tersebut membuat Air Force 1 sebagai sepatu basket paling mutakhir pada masanya.

Karena larisnya sepati ini bisa di bilang sepatu ini menjadi mesin uang untuk Nike karena di perkirakan sepatu ini menghasilkan 800 juta dollar AS atau sekitar Rp. 10.7 triliun per tahun. Anehnya Nike sempat menghentikan produksi sepatu ini pada tahun 1984. Namun, karena permintaan para fans memaksa Nike untuk memproduksi Air Force 1 kembali pada tahun 1986.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY