Sekarang Jadi 40 Orang Jumlah Tersangka Bom Sri Lanka

2
11
Sekarang Jadi 40 Orang Jumlah Tersangka Bom Sri Lanka

SERIBUU Cerita yang sanga memilukan benar-benar melanda Sri Lanka, 3 buah gereja yang menjadi sasaran para prilaku pengeboman yang sampai saat ini sudah memakan banyak sekali korban jiwa. Juru Bicara Kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekera mengatakan jumlah tersangka yang ditahan melonjak dari 24 menjadi 40 orang. Sebagian besar dari mereka adalah warga negara Sri Lanka.

Meski demikian, Gunasekara mengatakan polisi masih menyelidiki keterlibatan pihak asing dalam serangan bom bunuh diri tersebut. Ke-16 pelaku ditangkap pada Selasa dini hari, dalam sebuah operasi pencarian dalang pengeboman, mengutip Sydney Morning Herald pada Selasa (23/4/2019). Otoritas berfokus pada militan yang memiliki hubungan dengan kelompok teroris internasional.

Untuk jumlah korban luka, Gunasekera menyatakan belum ada perkembangan terbaru. Laporan terakhir menyebutkan sedikitnya 500 orang mengalami luka-luka akibat rentetan bom yang mengguncang delapan lokasi berbeda di Sri Lanka pada Minggu (21/4) waktu setempat.

Dituturkan juga oleh Gunasekera dalam pernyataannya bahwa ‘sekitar 40 tersangka’ telah ditangkap terkait rentetan bom mematikan itu. Jumlah tersangka juga mengalami penambahan dari yang sebelumnya 24 orang. Seluruh tersangka yang ditangkap, sebut Gunasekara, merupakan warga negara Sri Lanka.

LIHAT JUGA : Akibat Bom Pemerintah Sri Lanka Blokir Semua Media Sosial

Hingga kini belum ada kelompok maupun pihak tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas rentetan bom tersebut. Namun pemerintah Sri Lanka menyebut militan lokal National Thowheeth Jama’ath (NTJ) ada di balik bom yang menghancurkan tiga gereja, empat hotel mewah dan sebuah rumah di pinggiran Colombo.

Pemerintah Sri Lanka mencurigai NTJ mendapat bantuan dari jaringan internasional dalam aksinya. Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena pun akan menemui para diplomat yang berkantor di Colombo untuk meminta bantuan internasional.

“Kami tidak melihat bahwa organisasi kecil di negara ini bisa melakukan semua itu. Kami sekarang sedang menyelidiki dukungan internasional untuk mereka (NTJ), dan jaringan mereka yang lain, bagaimana mereka menghadirkan para pengebom bunuh diri di sini dan bagaimana mereka memproduksi bom-bom seperti ini,” ucap juru bicara pemerintahan Sri Lanka, Rajitha Senaratne.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY