Waw, BOTOL Brendi PENYOK Ini TERJUAL Rp. 1,4 Milliar, Koq Bisa?

0
12

SERIBUU.Com – Kita semua pasti tau akan kejadian sebuah kapal yang menabrak gunung es di lautan Atlantik Utara bukan?

Yap kapal Titanic yang berasal dari Inggris itu menabrak gunung es di lautan Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912. Kapal Titanic merupakan kapal penumpang yang tenggelam dalam pelayaran perdananya dari Southampton Inggris menuju New York Amerika.

Tragis memang karena perjalanan tersebut menjadi perjalanan pertama dan terakhir untuk Kapal Titanic. Menabrak gunung es dan tenggelam ke dasar lautan sejauh 3.787 meter, mengakibatkan penumpang di dalam Titanic tewas sebanyak 1.514 orang dari 2.224 penumpang. Berarti yang selamat cuman 710 orang karena bisa menyelamatkan diri dengan memakai sekoci.

Oleh karena itu, Peristiwa Titanic pada tahun 1912 menjadi sejarah paling kelam dunia maritim.

Nah hal yang menarik dari peristiwa yang terjadi pada kapal Titanic tahun 1912 adalah barang-barang sisa peninggalan yang sempat berada di kapal tersebut laku dengan harga yang selangit.

Botol brendi yang bertulis “faithfull but unfortunate” laku dengan harga 76rb Poundsterling atau sekitar 1,4 milliar rupiah. Harga yang sangat fantastis mengingat benda itu hanya sebuah botol brendi yang berlapis perak dan bentuknya juga udah penyok.

Helen Churchill Candee adalah orang yang mempunyai botol brendi itu. Saat kapal Titanic akan tenggelam, Helen Candee menyerahkannya kepada Edward Kent karena dia menganggap Edward Kent akan selamat. Edward Kent merupakan penumpang kapal Titanic kelas 1 dimana pasti akan diutamakan untuk menaik sekoci bersama para wanita dan anak-anak.

BACA JUGA : “Rem Blong, Truk Trailer Tabrak TransJakarta di Tanjung Priok”

Namun entah apa yang terjadi, ternyata Edward Kent juga tewas dalam peristiwa bersejarah tersebut. Botol Brendi ini ditemukan bersama jasad Edward Kent yang merupakan seorang arsitek.

Setelah berpuluh-puluh tahun berada di keluarga Edward Kent, akhirnya pihak keluarga Kent mengembalikan botol brendi tersebut ke keluarga Helen Churchill Candee.

Yang kemudian oleh keluarga Helen Churchill benda berharga tersebut dijual di rumah lelang yang bernama Henry Aldridge & Son di wiltshire, Inggris.

Well guys, mungkin kalau kita pikir-pikir lagi, memang sulit disangka kalau benda hanya untuk diisi anggur itu mampu dijual dengan harga tinggi.

Tetapi kalau kita lihat lagi histori tempat benda itu berada, memang harus diakui benda itu berada di tempat kejadian yang tragis dan menyedihkan dimana sang pemilik ikut menjadi salah satu korban yang tewas dalam kejadian.

Peristiwa Kapal Titanic merupakan peristiwa yang akan terus dikenang sepanjang masa. Seperti kita tau, peristiwa ini sempat dijadikan sebuah film yang juga menjadi film fenomenal, walaupun memang gak semua kejadian nyata diceritakan dalam film tersebut.

Nah yang bisa diambil untuk hidup kita adalah kita bisa melihat bahwa pengalaman adalah harta yang paling berharga, bisa kita liat dari harga sebuah botol brendi yang bisa selangit karena pengalaman histori yang ada pada botol tersebut.

LEAVE A REPLY